
Apa Itu Gerak Lokomotor
Setiap makhluk hidup sejatinya mengalami pergerakan semasa hidup mereka. Begitu juga manusia, hewan hingga tumbuhan. Namun, setiap pergerakan yang …
Venture Capital atau yang kerap disingkat sebagai VC saja merupakan salah satu bentuk dari private equity atau jenis pembiayaan dari investor kepada perusahaan-perusahaan rintisan/start up dan usaha kecil yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang baik.
Modal ventura ini bias bersumber dari para investor kaya raya, bank investasi, ataupun lembaga keuangan lainnya. Bentuknya pun tidak selalu berbentuk bantuan moneter/finansial saja. Ada juga yang berupa keahlian teknis atau manajerial. Biasanya, para investor ini memiliki kriteria khusus untuk menentukan pihak mana yang ingin ia danai.
Nah, itulah pembahasan singkat seputar apa itu VC.
Dalam kesepakatan Venture Capital ini, sebagian kepemilikan perusahaan akan dibuat dan dijual ke beberapa investor melalui kemitraan terbatas independen yang didirikan oleh perusahaan modal ventura tersebut.
Kadang-kadang kemitraan ini akan terdiri atas beberapa kumpulan perusahaan yang serupa. Salah satu hal yang menjadi pembeda antara modal ventura dengan kesepakatan ekuitas lain adalah fokusnya. Dimana fokus Venture Capital ini lebih ke perusahaan baru yang mencari dana besar secara perdana atau untuk pertama kalinya.
Untuk mencari modal ventura, maka sebuah bisnis harus melakukan pengajuan rencana bisnis terlebih dahulu ke firma modal ventura ataupun ke angel investor. Apabila mereka tertarik, mereka biasanya akan melakukan uji tuntas ke perusahaan. Uji tuntas ini meliputi penyelidikan menyeluruh seputar model bisnis dari perusahaan tersebut, produk, manajemen, hingga riwayat operasinya.
Selain itu, Venture Capital ini cenderung akan menginvestasikan jumlah dolar yang sedikit lebih besar di lebih sedikit perusahaan. Karena itulah, penelitian latar belakang memiliki peran yang sangat penting. Para profesional modal ventura biasanya memiliki pengalaman investasi, memiliki jenjang pendidikan yang sesuai (biasanya MBA), dan cenderung berkonsentrasi dalam industri tertentu.
Berikut ini ada beberapa jenis pendanaan dari modal ventura yang harus Anda ketahui :
Jenis pendanaan tahap awal yang diberikan oleh Venture Capital kepada start up. Umumnya, start up yang memiliki produk dan sistemnya belum terorganisir dengan baik akan mulai mencari pendanaan di tahap awal. Karena merupakan tahap awal, biasanya jumlah dana yang akan diberikan pun juga kecil. Anda bisa menggunakan modal ini untuk melakukan penelitian pasar, membuat produk sampel, dan sejenisnya.
Merupakan tahap dimana startup tersebut memiliki produk sendiri setelah membuat produk sampel dari tahap awal. Melalui jenis pendanaan Startup Capital ini, Anda dapat menggunakannya untuk merekrut anggota tim, melakukan riset pasar tambahan, hingga menyelesaikan produk/layanan yang akan dipasarkan.
Merupakan tahap dimana startup telah berkembang dengan statistic penjualan yang cukup baik dalam 2-3 tahun kedepan, struktur organisasi sudah lengkap, dan sudah punya kantor operasionalnya sendiri. Modal yang diberikan VC dalam tahap ini dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan, produktivitas, dan efisiensi startup.
Diberikan apabila startup tersebut sudah mapan dan siap melakukan ekspansi.
Merupakan tahap ketika pencapaian startup tersebut sudah bagus dan memuaskan. Biasanya, startup tersebut membutuhkan dana akhir guna meningkatkan kapasitas dan menambah modal bisnis. Digunakan untuk membuat startup menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Itulah beberapa pembahasan seputar apa itu start up dan beberapa hal terkaitnya.
Setiap makhluk hidup sejatinya mengalami pergerakan semasa hidup mereka. Begitu juga manusia, hewan hingga tumbuhan. Namun, setiap pergerakan yang …
Integritas sebenarnya bukan kata asing yang jarang terdengar. Pada dasarnya, ada banyak pembahasan mengenai topik ini. Bahkan, ketika masuk ke …